Proyek Baterai Listrik Segera Berjalan di Indonesia
BUMNINC.COM I Proyek baterai listrik yang diinisiasi LG Energy Solution senilai total Rp 128 triliun segera direalisasikan di Tanah Air, menyusul ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif RI-Korea Selatan (IK-CEPA) pada Jumat (18/12) di Seoul, Korsel.
Baterai ini adalah bisnis masa depan Indonesia, menuju pembangunan industri mobil listrik di dalam negeri. Penggunaan mobil listrik secara global kini meningkat seiring rencana banyak negara untuk melarang penjualan mobil baru berbahan bakar fosil ke depan, dengan jadwal yang bervariasi. Ini misalnya Norwegia mulai tahun 2025; Irlandia, Denmark, Inggris, Jerman, Israel, dan India 2030; Amerika Serikat 2035; serta Indonesia, Korsel, Singapura, dan Tiongkok 2040.
Indonesia berkomitmen memberlakukan kebijakan yang ramah lingkungan dan memperkuat ketahanan energi nasional itu mulai tahun 2040, dengan didukung program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Untuk mencapai sasaran tersebut, jumlah kendaraan listrik tahun 2030 ditargetkan sekitar 2 juta unit untuk kendaraan roda empat dan 13 juta unit untuk kendaraan roda dua. Berbagai pemangku kepentingan telah berkomitmen menyukseskan KBLBB, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, hingga badan usaha swasta.
