PT PP Percepat Pembangunan KIT Batang Menuju Revolusi Industri 4.0
BUMNINC.COM I BUMN konstruksi dan investasi nasional, PT PP (Persero) Tbk bersinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) demi mempercepat proses pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang Fase 1 seluas 450 hektare.
KIT Batang merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong penguatan sektor industri di Indonesia. Oleh karena itu, menurut Direktur Utama PT PP, Novel Arsyad melalui siaran persnya pada Jumat (30/10/2020), PT PP akan mendukung setiap program pemerintah sebagai upaya menggeliatkan perekonomian di Indonesia.
“Melalui sinergi yang dilakukan antara Perseroan dengan beberapa BUMN dan lembaga pemerintahan merupakan salah satu inovasi model bisnis yang saat ini dijalankan oleh perusahaan,” ujar Novel.
KIT Batang merupakan bagian dari program Pemerintah untuk mendorong penguatan sektor Industri di Indonesia. Terletak di Kabupaten Batang, provinsi Jawa Tengah, KIT Batang memiliki total luas lahan 4.300 hektare. Pengembangan kawasan yang terletak di koridor industri utara pulau Jawa ini didasarkan pada konsep The Smart & Sustainable Industrial Estate untuk merespons revolusi industri 4.0 di Indonesia maupun global.
KIT Batang ini dilayani oleh 5 jaringan infrastruktur utama yang memiliki konektivitas langsung dengan jalur kereta api yang menghubungkan pusat-pusat industri di sepanjang Pulau Jawa, terjangkau oleh 4 pelabuhan besar, 3 pelabuhan barang, 1 bandara internasional, akses Jalan Tol Trans Jawa, dan akses Jalan Nasional Rute 1 Pantura.
Novel menjelaskan, lokasinya yang strategis membuat KIT Batang menjadi pilihan yang optimal untuk investasi kawasan industri maupun tempat tinggal di masa depan.
