Pupuk Indonesia Grup Raih Penghargaan 4 PROPER EMAS dan 1 PROPER HIJAU
Selain itu, upaya peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan hidup dapat dilihat dari rapor tahunan Pupuk Indonesia grup. Pupuk Kalimantan Timur dan Petrokimia Gresik berhasil mempertahankan capaian PROPER Emas, dengan Pupuk Kalimantan Timur mendapatkan PROPER Emas sebanyak lima kali berturut-turut sejak 2018, sedangkan Petrokimia Gresik dua kali meraih PROPER Emas.
Perolehan PROPER Emas bagi Pupuk Kujang dan Pupuk Sriwidjaja Palembang ini adalah prestasi pertama. Keduanya berupaya meningkatkan program-program pengelolaan lingkungan hidupnya setelah pada 2021 mendapatkan PROPER Hijau.
“Pupuk Indonesia grup akan senantiasa menjaga komitmen dan menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi dan jasa, serta melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat,” kata Nugroho.
PROPER merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI bagi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan hidup. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin, dan disaksikan oleh Menteri LHK RI Siti Nurbaya.
Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan bahwa terdapat 51 perusahaan dengan penilaian PROPER peringkat Emas, 170 perusahaan peringkat Hijau, 2.031 perusahaan peringkat Biru, 887 perusahaan peringkat Merah, 2 perusahaan peringkat Hitam, serta 59 perusahaan tidak dapat diumumkan karena sedang berproses di Ditjen Gakkum KLHK dan tidak lagi beroperasi
Penilaian dilakukan oleh Dewan Pertimbangan PROPER yang imparsial, independen, dan beranggotakan dari unsur akademisi dan tokoh masyarakat. Adapun variabel penilaian terus berkembang dari waktu ke waktu yang ditetapkan dan disusun secara konseptual.
“Setelah sebelumnya dipakai variabel penilaian dalam kerangka life cycle analysis atau assessment, inovasi sosial, dan social return on investment, maka pada tahun ini berkembang kepada variabel dalam kriteria penilaian PROPER yaitu dalam kerangka Green Leadership,” kata Siti Nurbaya.

