Pupuk Kaltim Rencanakan IPO untuk Opsi Pendanaan
Selain itu, perusahaan juga tengah melakukan pengkajian pembangunan fasilitas sumber energi terbarukan seperti ekspansi kapasitas dengan membangun industri pupuk di daerah penghasil gas diluar Bontang, seperti Bintuni.
Lalu rencana diversifikasi usaha yang menggunakan renewable resource seperti pengembangan industri oleochemical dan turunannya yang merupakan produk lanjutan dari crude palm oil (CPO).
Perusahaan tahun ini memastikan bahwa produksi dan distribusi pupuk aman selama periode musim tanam pertama 2021 yakni Maret-April, sejumlah wilayah tanggung jawab perusahaan. Jumlah ini di atas ketentuan stok minimal 2 minggu sebesar 17.446 ton sesuai ketentuan pemerintah.
Pupuk Kaltim bertanggung jawab atas pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di delapan wilayah, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Diketahui, hingga 19 Maret 2021, perusahaan telah menyalurkan 223.846 ton pupuk bersubsidi. Selain itu, juga telah menyiapkan 78.649 ton pupuk non subsidi di seluruh wilayah pemasaran untuk memenuhi kebutuhan petani yang belum atau tidak masuk di dalam e-RDKK.
Saat ini perusahaan lima unit pabrik urea, lima unit pabrik amoniak dan pabrik NPK (nitrogen, phosporus, dan kalium).[]



