Rampung Digitalisasi SPBU, Pertamina Kembangkan Proyek Digitalisasi Lanjutan dengan Telkom
BUMNINC.COM | PT Pertamina (Persero) terus kembangkan proyek digitalisasi, dikabarkan kini tengah mengembangkan sistem baru yakni Autoplenishment dan Prepurchase di seluruh SPBU.
Melalui Comand Operation Center Digitalisasi di Telkom Legok, Banten, sistem baru tersebut divisualisasi. Sebelumnya, seperti diketahui, Pertamina telah merampungkan proyek digitalisasi di 5.518 SPBU pada akhir 2020 lalu.
“Selanjutnya, Pertamina telah menyiapkan pengembangan sistem lebih lanjut menggunakan data dan informasi yang didapat dari digitalisasi SPBU, yakni Sistem Autoreplenishment dan Sistem Prepurchase pembelian BBM Subsidi,” jelas Direktur Penunjang Bisnis Pertamina M. Haryo Yunianto dalam siaran pers, Selasa (19/1/2021).
Haryo menyatakan bahwa transformasi digital dilakukan di seluruh proses bisnis inti di Pertamina, baik dari sisi upstream, midstream, downstream, maupun corporate.
Diungkapkan, pada sisi upstream, Upstream Production Optimization sudah go live pada 10 Desember tahun lalu. Kemudian di sisi midstream atau refinery sudah dilaksanakan predictive maintenance di Refinery Unit VI Balongan.
Hal itu, untuk menjaga keandalan kilang dan stok, dan dalam sisi corporate sudah ada integrasi, join operational dashboard dari hulu sampai hilir, serta Digital Procurement dan Office Automation dengan menggunakan sistem P-Office.
“Kondisi pandemi yang mendorong kami, akselerator untuk mempercepat proses transformasi digital, selain di sisi upstream, midstream, dan corporate, tidak kalah pentingnya pada sisi downstream yakni digitalisasi 5.518 SPBU sudah kita selesaikan,” katanya.
Selain itu, digitalisasi SPBU dinilai akan memiliki dampak positif bagi Pertamina karena dapat menyediakan data dan informasi yang akurat serta real time.
