Dirut Pertamina Sebut Tiga Hal Agar BBM Nelayan Tersalur Dengan Baik
BUMNINC.COM I Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyebutkan tiga hal agar bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi nelayan tersalurkan dengan baik.
“Jadi, tiga hal yang kami akan pastikan untuk kebutuhan BBM bagi nelayan. Yang pertama adalah ketersediaan, jadi dari angka tadi yang dibutuhkan ini sudah masuk dalam kuota di 2023, jadi ketersediaannya itu ada,” kata Nicke seusai menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan Pertamina Patra Niaga di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis.
Kebutuhan BBM subsidi untuk nelayan mencapai 3,4 juta kiloliter per tahun.
Kedua, lanjut Nicke, terkait dengan aksesibilitas. “Aksesibilitasnya ini yang hari ini kami berkoordinasi. Dengan adanya zona baru, kami memastikan bahwa alokasi-alokasi ini lebih tepat sehingga aksesibilitas bagi nelayan ini bisa terjamin,” kata dia.
Penyaluran BBM tersebut akan dilakukan pada enam zona penangkapan di Indonesia agar tepat sasaran.
Nicke mengatakan untuk 2023, Pertamina menargetkan akan ada penambahan 30 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) untuk kebutuhan BBM subsidi bagi nelayan.
“Tahun ini targetnya kami 30, total yang sudah beroperasi hari ini SPBU khusus nelayan adalah 387. Kami akan tambah lagi minimal 30 di tahun ini dengan zonasi tadi kami pastikan akan terakses oleh seluruh nelayan,” ujar Nicke.
