RUPST Pertamina Geothermal setujui bagi dividen 30 juta dolar AS
Selain itu, mengangkat Ahmad Yani sebagai Direktur Operasi menggantikan Eko Agung Bramantyo, dan menunjuk Dannif Danusaputro sebagai Komisaris.
Lebih lanjut, perseroan juga melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Initial Public Offering (IPO), diantaranya untuk investasi pengembangan kapasitas tambahan dari Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), yang dilakukan melalui pengembangan konvensional dan utilisasi co-generation technology.
Selain itu, digunakan untuk investasi pengembangan kemampuan digital, analitik, dan manajemen reservoir untuk mendukung operasional, serta pembayaran sebagian facilities agreement perseroan.
Pertamina Geothermal Energy mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 49,68 persen year on year (yoy) menjadi 127,32 juta dolar AS selama tahun 2022, yang ditopang oleh pendapatan yang meningkat 4,68 persen (yoy).
Perseroan mencatatkan produksi uap dan listrik panas bumi sebesar 4.629,6 Giga Watt Hours (GWh), serta dari aspek keberlanjutan, perseroan berhasil melakukan penghindaran emisi sebesar 3,87 juta ton karbondioksida (CO2).
