Simak! Bincang-bincang Dubes RI Tentang Hebohnya Trend Sepeda di Dunia Bersama CEO Brompton
Dari apa yang dilihatnya itu, Will menyebut bahwa Indonesia bisa menjadi partner bisnis yang prospektif. Bahwa ada peluang bisnis di sana, namun tidak boleh melupakan bagian pentingnya. Yakni, sebagai solusi dari pengurangan polusi, utamanya di kota.
Bisnis itu bisa dilihat sebagai rencana jangka panjang, walaupun Will tidak melihat adanya keraguan terhadap prospek tersebut. Indonesia katanya, memiliki ongkos yang murah baik dari segi material dan lainnya.
“Untuk mencapai sesuatu yang membahagiakan biasanya mahal. Namun tidak untk Indonesia,” Will menambahkan.
Meskipun di Indonesia kadang juga memebeli dari second hand dan kadang juga tak memembeli sepeda Brompton, namun tetap ada keinginan untuk bersepeda.
“Ini bukan hanya soal bisnis namun untuk menjai bagian dari gerakan untuk mengurangi polusi. Intinya Bukan hanya murah, tapi bermanfaat,” ucapnya.
Ia pun berharap dapat memberikan kemerdekaan dari Brompton dan berharap dapat sedikit berkontribusi dalam kehidupan masyarakat. Hal itu, prinsipnya demi kenyamanan kehidupan dan kesehatan masyarakat.[]
