SKK Migas: Penguatan kapasitas berdampak positif pada industri migas
Di acara Forum Kapnas yang diadakan di lima kota sebelumnya, lanjut Nanang, beberapa perusahaan dalam negeri menunjukkan keberhasilannya memperluas pasar, termasuk ke pasar internasional. Ia mencontohkan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (PNEP) yang mendapatkan kontrak produksi kapal dari perusahaan pelayaran di Malaysia.
“Kesuksesan ini menandai langkah ekspansi bisnis mereka di luar negeri, sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap kemampuan produksi kapal Indonesia,” katanya.
Di tingkat yang lebih luas, SKK Migas mendorong para pelaku industri hulu migas dan perusahaan-perusahaan penunjangnya untuk terlibat dalam pertemuan, negosiasi serta kerja sama dengan pelaku industri global seperti melalui keikutsertaan di ajang ADIPEC 2023 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Oktober lalu.
Dalam kesempatan sama, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas Rudi Satwiko mengatakan kehadiran Indonesian Pavilion di ADIPEC 2023 menghasilkan kesepakatan bisnis yang substansial. Pada ajang tersebut, ada tiga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang membuka peluang perluasan pasar tingkat global.
“Pertama, MoU antara PT Fajar Benua dengan precision engineering dari Arab Saudi untuk ekspor produk fabrikasi metal. Kemudian, MoU antara PT Pertamina Internasional Shipping dengan BGN International dari Uni Emirat Arab untuk pembangunan Kapal VLGC dan LPG Cargo. Terakhir, MoU antara PT Kilang Pertamina Internasional dengan National Bank of Kuwait untuk mendukung pendanaan proyek-proyek energi berkelanjutan,” kata Rudi.
Adapun mengenai Forum Kapnas III 2023 di Jakarta, SKK Migas mengusung tema “Pengembangan Integrasi Kapabilitas Dalam Negeri dalam rangka Peningkatan Kapasitas Nasional”. Rencananya, forum tersebut menghadirkan sejumlah menteri yang terkait dengan pengembangan dan pemberdayaan kapasitas nasional, di antaranya Menko Maritim dan Investasi Ad Interim/Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.
Forum Kapnas III 2023 di Jakarta juga akan diramaikan dengan keberadaan 28 stan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), 30 stan UMKM, dan 100 stan perusahaan penyedia barang/jasa serta beberapa asosiasi industri dan usaha.
