SMI Gelontorkan Rp1,75 untuk Pembangunan Daerah
BUMNINC.COM I PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) menyetujui usulan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah (Pinjaman PEN Daerah) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur senilai Rp 1 triliun dan Pemprov Nusa Tenggara Barat senilai Rp 750 miliar dalam rangka mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi di masing-masing Provinsi.
Penandatanganan perjanjian pinjaman PEN Daerah ini dilakukan secara sirkuler melalui media daring oleh Direktur Utama PT SMI – Edwin Syahruzad, bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur – Viktor Bungtilu Laiskodat dan Gubernur Nusa Tenggara Barat – Zulkieflimansyah, pada Jumat (13/8/2021) dan disaksikan oleh Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI – Sylvi J. Gani.
Usulan pinjaman PEN Daerah Pemprov NTT dan NTB kepada PT SMI ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur daerah akibat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing Provinsi harus di realokasi akibat pandemi. Realokasi APBD dilakukan agar dapat terus mendukung pembangunan sektor prioritas Pemprov, seperti penanganan dan pembangunan pada sektor infrastruktur jalan, jembatan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), embung, dan infrastruktur kesehatan.
Sebelumnya, PT SMI bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia telah melakukan evaluasi bersama, serta mempertimbangkan beberapa faktor risiko atas proposal permohonan yang diajukan oleh masing-masing Pemprov. Pinjaman yang telah disetujui kemudian disalurkan kepada Pemprov oleh PT SMI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
