Sri Mulyani Berharap Kegiatan Ekonomi-Sosial Meningkat saat Ramadhan
Dalam unggahan Instagram pribadi Sri Mulyani @smindrawati pada Rabu (30/3), cara mengukur kemampuan Indonesia dalam mengelola pandemi COVID-19 dapat dilihat melalui Google Mobility Index yang menunjukkan adanya kenaikan aktivitas masyarakat.
Hal ini erat kaitannya dengan pelonggaran kebijakan merespon angka penurunan kasus COVID-19 di dalam negeri baik kasus harian maupun angka kematian.
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga berada pada level optimis yaitu mencapai 113 sehingga mendorong aktivitas konsumsi masyarakat dan Retail Sales Index pun turut terus menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan yakni mencapai 14,5 persen.
Sementara dari sisi pertumbuhan konsumsi listrik baik industri maupun bisnis juga mengalami pertumbuhan relatif stabil yang artinya pabrik-pabrik dan berbagai usaha sudah mulai bergerak kembali.
Indikator Dini Aktivitas Investasi (PMTB) pun menandakan bahwa aktivitas investasi masih terjaga di kuartal I-2022.
Tak hanya itu, neraca perdagangan pada Februari 2022 kembali mencatatkan surplus hingga 3,83 miliar dolar AS dan ekspor tumbuh 34,14 persen sedangkan impor tumbuh 25,43 persen sehingga menunjukkan produktivitas maupun permintaan terus menguat.
Data di atas berarti kegiatan ekonomi Indonesia dari sisi permintaan agregat, konsumsi, investasi dan ekspor mengalami eskalasi pemulihan sekaligus dari sisi produksi, manufaktur dan perdagangan juga mengalami pertumbuhan yang kuat.
“Kondisi kesehatan masyarakat yang terjaga diikuti dengan peningkatan perekonomian Indonesia tentu menjadi kondisi yang sangat kita harapkan bersama mengingat kita akan memasuki bulan Ramadhan dan akan merayakan Hari Raya Idul Fitri,” kata Sri Mulyani
