Sri Mulyani: Pengelolaan BMN Dikembangkan Untuk Beri Nilai Tambah
BUMNINC.COM I Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) akan terus dikembangkan untuk memberikan nilai tambah kepada negara.
“Nilai (aset negara) dalam neraca hanya satu hal, tapi aset yang dikelola berbeda dan memberi nilai lebih akan terus dieksplorasi untuk memberikan nilai tambah pada negara,” kata Sri Mulyani usai acara Anugerah Reksa Bandha di Jakarta, Rabu.
Pemerintah juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pengelolaan aset negara, termasuk melalui Anugerah Reksa Bandha yang diberikan kepada kementerian dan lembaga yang telah mengelola aset negara dengan baik dalam setiap proses yakni registrasi, sertifikasi, dan administrasi.
Penerima penghargaan diharapkan dapat menjadi tolok ukur bagi kementerian dan lembaga lain yang hendak mengembangkan pengelolaan aset negara.
Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2021, nilai aset negara mencapai Rp11.454,67 triliun atau tumbuh 44,7 persen dari tahun 2018. Sebesar Rp6.659 triliun atau 58,06 persen dari nilai tersebut merupakan BMN.
