Jaga Stabilitas Perusahaan Pada 2020, WIKA Fokus di Tiga Terget Berikut
BUMNINC.COM | Emiten perusahaan konstruksi BUMN, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, (WIKA) akui tahun 2020 adalah masa sulit yang turut berdampak pada kinerja perusahaan.
Tahun-tahun terdampak Pandemi Covid-19 tersebut menyebabkan laba bersih perusahaan turun 88 persen dari Rp2,621 triliun pada 2019 menjadi hanya Rp322 miliar pada 2020.
Untuk itu pada tahun tersebut, perusahaan hanya fokus pada tiga tujuan. Diantaranya, likuiditas keuangan, kesehatan karyawan dan efisiensi biaya.
“Sehingga pada saat pandemi strategi yang WIKA gunakan melakukan tracing test. Kira-kira pergerakannnya seperti apa. Kemudian selalu monitor dan evaluasi cashflow,” ucap Direktur Utama Wijaya Karya Agung Budi Waskito dalam webinar bertajuk Mengukur Infrastruktur yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (14/4/2021).
Agung menjelaskan dengan fokus pada hal itu, perusahaannya tidak memperoleh investasi tambahan pada tahun tersebut. Namun atas strategi tersebut pula, perusahaan berhasil menjaga tidak terjadinya PHK.
Selain itu Agung menambahkan, perbaikan kinerja yang dilakukan perusahaan dimulai pada 2021. “Initinya Kami harus merge beberapa tantangan dan peluang saat ini,” tambahnya.
