Tiga Tahun Menjabat, Erick: Saya Mimpi Jadikan Kementerian Lokomotif Transformasi BUMN
Tak lupa, Erick juga menyebut peran keluarga yang menjadi vitamin yang hebat dan masyakarat sebagai motivator sekaligus kolabator terhebat. Erick mengaku senang menjalankan tugas yang diberikan Presiden Jokowi dan dan amanah yang dititipkan Allah SWT kepada dirinya. Dia menilai keberadaannya menjadi orang nomor satu di BUMN seperti menjalani garis nasib dan kehidupan.
“Sudah tiga tahun saya mendapatkan amanah ini, di pundak saya ada banyak tugas masih berada dalam daftar tunggu dan dengan sepenuh jiwa saya bertekad menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas,” ucap Erick.
Erick mengaku selalu bersemangat dalam menghadapi tantangan-tantangan dan mengubahnya menjadi berkah. Bagi Erick, kerja ini bagian dari ibadah.
“Dan layaknya ibadah, saya menikmatinya dengan khusyuk saat berada di dalamnya. Toh, pada akhirnya tidak ada yang akan mengingat saya hanya karena nama saya tertera di prasasti-prasasti peresmian, bukan itu yang penting, bukan itu yang menjadi tujuan,” sambungnya.
Untuk semua kerja yang sudah dilakukan, Erick mengucapkan rasa syukur dan bertekad mewujudkan harapan masyarakat. Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) ini percaya perbuatan baik adalah hal yang menular, yang mana semakin banyak berbuat baik maka semakin besar juga manfaat secara berjamaah. Erick mengatakan hal ini bukan pesan perayaan kesuksesan. Erick menilai masih banyak hal yang harus ia kerjakan.
“Saya tidak berani berjanji tidak ada kekurangan, tapi saya yakin kesempurnaan adalah hasil dari sebuah kerja keras. Untuk itu apapun tantangannya, dengan bergandengan tangan bersama Anda, semua, saya siap berada di depan. Ayo bersama kita hadapi, kita atasi, Saya berani. Bismillah,” kata Erick menambahkan.
