Tren Investasi, Investor Lokal Meningkat Catatkan Angka Bersejarah
“Selama pandemi, kaum milenial belajar seputar saham,” katanya.
Peningkatan jumlah investor dan transaksi sepanjang 2020 juga tidak terlepas dari peubahan perilaku masyarakat. Masyarakat yang memiliki simpanan terdorong masuk pasar saham.
Menurut pengamat pasar modal, sekaligus mantan Direktur Pasar Modal Surabaya, Bibin Busno, mengatakan, banyak kerugian yang ditimbulkan kala pandemi ini. Nilainya sangat besar, baik global maupun nasional alami kerugian yang tidak kecil.
Menurut Bibin, terkait dengan meningkatnya angka investor domestik ini, perlu adanya pemahaman yang baik tentang cara berinvestasi. Ia mengingatkan, jangan semua membeli saham untuk dipedagangkan, melainkan untuk investasi jangka panjang. Investor harus mengetahui fundamental dari saham-saham yang akan dibeli.
Bibin mengakui, instrument investasi Indonesia masih terbatas. Salah satunya obligasi retail yang punya potensi sangat besar dan resiko rendah, dengan cara bertransaksi yang juga rendah.
Namun, instrument ini tidak punya kelengkapan pasar repo. Pasar yang dikembangngkan oleh sekuritas yang menjual obligasi sekaligus reponya, adalah yang bagus bagi investor pemula.
Terakhir, Bibin mengungkapkan investasi adalah peluang dan resikonya harus dipahami. Semuapihak harus bekerja sama untuk menjaga iklim investasi.[]

