Update Vaksin Merah Putih, Menristek: Hampir 100 Persen
Lebih lanjut kata Bambang, target produksi vaksin akan tergantung pada proses di industri, seperti scaling up, uji klinis, hingga registrasi. Bambang menerangkan anggaran riset vaksin Merah-Putih akan dipenuhi pada 2021 melalui APBN dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP.
Dijelaskan Bambang, selain Lembaga Eijkman ada lima instansi lainnya yang mengembangkan bibit vaksin Merah Putih. Kelima instansi tersebut antara lain Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), dan Universitas Gajah Mada (UGM).
Bambang mengatakan UNAIR juga telah menyiapkan bibit vaksin yang dikembangkan institusinya. Namun, penyerahannya menunggu kesiapan mitra industri yang masih menunggu izin BPOM.
Apabila bibit vaksin sudah diterima di Bio Farma, ia berharap pada kuartal IV 2022, Indonesia dapat mempunyai vaksin Merah Putih.[]

