Wajah Baru Stasiun Jatinegara, Ini Dia Sejumlah Fasilitas Pendukungnya
“Bangunan stasiun lama yang asli tetap dipertahankan karena ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur PT KAI. Namun untuk alasan kenyamanan penumpang, pihak PT KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyediakan skybridge pada bangunan baru stasiun.” imbuh Rode.
Selain itu, jika selama ini penumpang harus menyeberangi rel untuk berpindah peron maka dengan over pass ini pengguna jasa lebih mudah dan aman jika melakukan perpindahan peron. Hal ini tentu sangat mendukung faktor keselamatan di stasiun.
Stasiun baru ini juga dilengkapi dengan fasilitas pelayanan yang lebih baik misalnya eskalator dan lift untuk memudahkan penumpang khususnya penumpang disabilitas.
Pada lantai pertama terdapat berbagai fasilitas umum seperti mushola, tempat wudhu, toilet pria dan wanita, toilet untuk penyandang disabilitas, ruang kesehatan, ruang laktasi, ticket control, loket, serta berbagai ruangan kantor dan pantry.
Sementara untuk Konektivitas intermoda antar Kereta Jarak Jauh (Intercity) dan KRL terakomodir dengan adanya gate tiket di dalam area peron.
Lebih lanjut dikatakan Rode, bahwa setelah beroperasi secara ultimate nantinya stasiun ini akan memiliki 8 jalur dan 4 peron, dimana jalur 1 dan 2 untuk KRL arah Manggarai, jalur 3 dan 4 untuk KAJJ arah Manggarai, jalur 5 dan 6 untuk KAJJ arah Pasar Senen, dan jalur 7 dan 8 untuk KRL arah Pasar Senen.
