Wamen BUMN Proyeksikan RI Jadi Ekonomi Digital Terbesar ASEAN 2030
Sejalan dengan visi tersebut, Wirjoatmodjo menjelaskan berbagai inovasi Kementerian BUMN yang tak hanya pada pengembangan Superapp, tetapi juga mendukung kemudahan akses internet masyarakat di wilayah 3T. Hal ini diimplikasi pada upaya Telkomsel yang telah memperluas pembangunan towernya hingga mencapai 44.206 tower di seluruh Indonesia.
“Saat ini seluruh daerah di Indonesia hingga rural area angka penetrasi internetnya terus meningkat. Contohnya Vidio.com, tidak seperti Netflix atau Disney Hotstar, Vidio memiliki mayoritas pengguna di rural area, hal ini menunjukkan tren digitalisasi yang sangat borderless. Mendukung hal ini, Telkomsel sudah membangun puluhan ribu tower di seluruh Indonesia untuk membuat internet dapat diakses secara seamless,” ujarnya.
Tren inovasi industri saat ini yang sangat konsumer sentris membuat kompetisi Startup di Indonesia semakin ketat. Oleh karenanya, dia membeberkan beberapa fakta menarik soal dukungan Kementerian BUMN bagi keberlangsungan Startup di Indonesia.
“Sebelumnya Indonesia sangat bergantung pada investor luar negeri, saat ini BUMN akan berupaya mendukung Startup melalui sejumlah Venture Capital yang kami naungi. Beberapa program dijalankan untuk menjaring Startup yang antusias untuk kami dukung, seperti melalui program Hackathon pada BUMN Startup Day, BRI Ventures, Mandiri Capital, Merah Putih Fund, dan masih banyak lagi,” katanya.
Di saat market digital di Indonesia sudah terbangun, saat ini BUMN mendorong agar produk digital juga berkembang di berbagai sektor. Seperti di sektor logistik, kesehatan, edu-tech, agri-tech, dan telemedisin.
