WEGE Catatkan Kontrak Per Februari Senilai Rp501,95 Miliar
Sementara target Penjualan (termasuk Penjualan Joint Operation /JO) 2021 sebesar Rp3,84 triliun naik 5,84 persen dari realisasi RKAP 2020 Rp 3,62 triliun, dengan target laba bersih mencapai Rp231,67 miliar atau naik 48,17 persen dari realisasi Laba Bersih 2020 Rp 156,35 miliar
Untuk pengembangan bisnis di tahun 2021, perusahaan menggelontorkan Belanja Modal (Capital Expenditure) sebesar Rp301,07 miliar, yang diperuntukkan untuk Capital Employed, Investasi Aktiva Tetap dan Aktiva Tidak Berwujud.
Sebelumnya dikabarkan, Wika Gedung tercatat alami penurunan pendapatan sepanjang 2020. Pendapatan turun 38,47 persen dari Rp 4,56 triliun pada 2019 menjadi Rp 2,81 triliun pada 2020.
Beban pokok pendapatan susut 36,66 persen menjadi Rp 2,59 triliun pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,10 triliun. Laba bruto Wika Gedung merosot 54,41 persen dari Rp 465,17 miliar pada 2019 menjadi Rp 212,06 miliar pada 2020. Demikian mengutip dari laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/3/2021).
Beban usaha turun 10,83 persen menjadi Rp 63,29 miliar pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 70,98 miliar.
Pendapatan lainnya naik 40,30 persen dari Rp 62,96 miliar pada 2019 menjadi Rp 88,34 miliar pada 2020. Perseroan mencatat kenaikan beban keuangan menjadi Rp 32,49 miliar pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 20,39 miliar.[]

