Wijaya Karya Catatkan Dua Surat Utang di BEI Total Nilai Rp3 Triliun
Sukuk Seri A ditawarkan senilai Rp134,30 miliar dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 8,50 persen dan bertenor 3 tahun.
Sukuk Seri B ditawarkan senilai Rp211,60 miliar dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 9,10 persen dan bertenor 3 tahun.
Sukuk Seri C ditawarkan senilai Rp154,10 miliar dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuialen 9,75 persen dan bertenor 7 tahun.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk mudharabah adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT RHB Sekuritas.
Sedangkan wali amanat yaitu PT Bank Mega Tbk. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA untuk obligasi dan idA syariah untuk sukuk yang akan diterbitkan WIKA tersebut.
Manajemen WIKA menjelaskan dana yang diperoleh dari emisi obligasi senilai Rp2,5 triliun akan digunakan seluruhnya untuk melunasi pokok pinjaman talangan.
Sedangkan dana yang didapatkan dari penerbitan sukuk akan digunakan untuk membiayai modal kerja proyek infrastruktur dan gedung yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal.[]
