WIKA Rencanakan LPI Bantu Pendanaan Proyeknya
WIKA dianggap Joey, menjadi salah satu bersama dengan PTPP, sebagai yang paling menarik untuk sahamnya. Karena prospek laba yang solid didukung oleh tingginya rasio nilai kontrak yang dipegang (order book) terhadap pendapatan dan gearing yang rendah.
Selama Januari 2021 saja, WIKA telah melakukan penandatanganan beberapa kontrak baru dengan nilai hampir Rp1 triliun.
Diantaranya, proyek Jembatan Kretek 2 di Yogyakarta senilai Rp364,4 miliar dan pembangunan rumah dinas prajurit TNI Angkatan Darat yang tersebar di seluruh Indonesia senilai Rp603,35 miliar, jika dijumlah kontrak itu setara dengan total Rp967,95 miliar.
Sementara, realisasi kontrak baru WIKA pada Februari 2021 lebih baik bila menilik kinerja WIKA di 2020. Pada periode kuartal I-2020 WIKA hanya mengantongi kontrak baru Rp 2,48 triliun. Sementara, tahun ini pada bulan yang sama senilai Rp 2,67 triliun.
Di luar itu, WIKA tengah mengerjakan proyek tol Cengkareng – Kunciran yang diharapkan selesai pada kuartal I tahun 2021 dengan nilai proyek Rp 2,82 triliun.
Selain itu, WIKA juga memiliki proyek jalan tol lain yakni Serang – Panimbang dengan nilai kontrak Rp 3,31 triliun. Proyek itu diharapkan selesai pada kuartal III hingga kuartal IV tahun ini.[]
