Perusahaan BUMN Banyak Utang, Wamen: Pelayanannya Tetap Optimal
Tiko menjelaskan di tahun ini pihaknya fokus melakukan restrukturisasi kepada perbankan dan debitur supaya keuangan dan operasional perusahaan-perusahaan itu bisa lebih baik di 2021.
“Diharapkan di fase restart ini beberapa perusahaan yang terdampak signifikan bisa kita restrukturisasi sehingga secara keuangan bisa beroperasi dengan lebih baik di 2021,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir juga menyampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI untuk fokus pada program restrukturisasi utang perusahaan-perusahaan pelat merah di 2021.
Erick menyebut beberapa perusahaan yang direncanakan akan melakukan restrukturisasi utang-utangnya adalah BUMN-BUMN Karya dan PT Kereta Api dan Indonesia (Persero).
“Yang memang kita lihat di karya-karya yang sekarang ini memang suka tidak suka pembangunannya membutuhkan dana yang sangat besar tapi karena situasi covid-19, penggunaannya sangat signifikan. Bisa kita lihat di KAI. hari ini ada di 15 persen penumpang,” kata Erick.

