10 Langkah Pertamina Bertahan di Tengah Krisis Akibat Pandemi
BUMNINC.COM I Pandemi COVID-19 sudah memasuki tahun kedua. Dampak pandemi terasa bagi semua sektor usaha, baik swasta maupun milik negara. PT Pertamina (Persero) misalnya. Selama lebih dari setahun pandemi, perusahaan pengelola energi nasional ini menghadapi sejumlah tantangan.
Namun, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dalam sebuah diskusi virtual pada Sabtu (24/4/2021) menyatakan, bahwa Pertamina memiliki 10 langkah untuk bertahan di tengah krisis akibat pandemi COVID-19. Apa saja 10 langkah tersebut?
- Menjamin ketersediaan energi sampai ke pelosok negeri meski di tengah pandemi. “Seluruh blok minyak dan gas bumi, kilang, dan kegiatan hilir tetap dioperasikan,” jelas Nicke.
- Tetap menjalankan proyek-proyek strategis nasional dari hulu sampai hilir. Dengan begitu, menurut Nicke, Pertamina bisa menyerap ribuan tenaga kerja dan menggerakkan industri nasional.
- Konsisten menjalankan dan memastikan program mandatori pemerintah, di antaranya Program BBM Satu Harga, Program BBM Bersubsidi, serta Program Konversi BBM ke LPG untuk nelayan dan petani.
- Membantu pemerintah dalam penanganan kasus COVID-19. Salah satunya menyediakan rumah sakit darurat COVID-19 melalui anak usahanya yakni Pertamedika IHC.
“Selain itu, kami juga memberikan berkontribusi lebih dari Rp1,7 triliun dalam penanganan dampak COVID-19, termasuk bantuan ventilator, masker, APD, dan vitamin untuk tenaga medis dan masyarakat,” imbuh Nicke.


