Langkah Erick Membuka Klaster Perusahaan BUMN Agar tidak Saling Berkompetisi
BUMNINC.COM I Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan telah membuka struktur klaster perusahaan pelat merah sektor pangan. Erick bilang struktur klaster BUMN pangan sudah disetujui. Tujuannya agar sesama BUMN tidak saling berkompetisi.
Ia ambil contoh, akan mengonsolidasikan Bhanda Ghara Reksa (BGR) dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Keduanya diminta fokus ke perdagangan dan distribusi.
Adapun, BGR akan difokuskan untuk bisnis storage. Selanjutnya, perdagangan akan menjadi fokus PPI. “Penjualan ritel silakan tidak mau kompetisi dengan swasta. Kami mau jadi pemasok,” kata Erick, dalam acara yang digelar secara virtual, Rabu (18/9) kemarin.
“Kami juga sedang mempelajari sedang mempelajari keberadaan Perinus dan Perindo,” tambahnya.
Selain itu, dia menyorot kondisi kebutuhan garam dalam negeri yang telah terpenuhi. Akan tetapi, kondisi berbeda untuk garam industri.
“Kami kembali sebagai korporasi kalau dilihat ada valuable yang menarik untuk perusahaan tambang garam di luar negeri ya bisa aja kami caplok karena yang namanya garam industri terus impor,” paparnya.
Erick menjelaskan value chain klaster BUMN pangan telah rampung. Sebagai gambaran, Pertani dan Sang Hyang Seri akan fokus di komoditas jagung dan beras selanjutnya Berdikari untuk ayam dan sapi. Untuk komoditas ikan, lanjut dia, akan dikelola oleh Perindo dan Perinus. Gula nanti oleh PG Rajawali anak usaha RNI.
“RNI akan mengelola secara korporasi tidak turun ke sektoral. Jadi, tidak ada lagi nanti perusahaan di bawah klaster pangan saling kompetisi,” jelasnya.[]

