Perhutani Akan Bubarkan dan Merger Anak Usaha BUMN yang Tidak Sehat
BUMNINC.COM I Perum Perhutani akan membubarkan anak usaha yang secara keuangan tidak sehat. Tidak hanya itu, BUMN yang mengelola sumber daya hutan itu juga akan melebur atau merger anak usaha yang memiliki model bisnis serupa atau yang berpendapatan kecil.
“Sebenarnya merger ini bagian dari aktivitas reorganisasi, bahwa saat ini banyak hambatan salah satunya pendapatan yang sangat kecil,” ungkap Direktur Utama Perum Perhutani Wahyu Kuncoro, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi IV DPR RI, Selasa (18/1).
Dia menyatakan saat ini hanya Inhutani I yang memiliki omzet mencapai Rp250 miliar. Sedangkan pendapatan anak usaha lainnya hanya mencapai Rp10 miliar.
Menurut Wahyu, Menteri BUMN Erick Thohir juga menyebut perusahaan pelat merah dengan pendapatan di bawah Rp50 miliar akan ditutup atau digabung.
“Inilah latar belakang mengapa merger dilakukan, kami juga berusaha melihat kesamaan nilainya. Ada beberapa anak perusahaan yang model bisnisnya sama,” imbuh Wahyu.
