Pupuk Indonesia Pacu Pengembangan Industri Pupuk Ramah Lingkungan
BUMNINC.COM I PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mengembangkan industri pupuk ramah lingkungan yang beriringan dengan salah satu agenda prioritas Presidensi G20 yaitu transisi energi untuk mengurangi emisi karbon atau dekarbonisasi.
Direktur Pupuk Indonesia Bakir Pasaman mengatakan perusahaan telah membuat peta jalan pengembangan kawasan industri ramah lingkungan yang mendukung dekarbonisasi.
“Pupuk Indonesia mendukung pengurangan emisi karbon dalam rangka menciptakan industri yang lebih sustainable dan ramah lingkungan,” kata Bakir dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis.
Peta jalan dekarbonisasi Pupuk Indonesia, kata Bakir, dibagi ke dalam beberapa tahap yaitu dimulai dari fase awal atau jangka pendek dengan peningkatan efisiensi pabrik sehingga menjadi lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
Untuk jangka menengah, lanjut dia, Pupuk Indonesia menargetkan melakukan utilisasi CO2 sebagai bahan baku produk dengan membangun Pabrik Soda Ash di Petrokimia Gresik dan Pupuk Kaltim.
Untuk tahap berikutnya, Bakir menjelaskan Pupuk Indonesia Grup akan memulai pengembangan blue ammonia dengan menggunakan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) yaitu menangkap dan menginjeksikan kembali CO2 untuk diolah dan dimanfaatkan sebagai energi bersih.
Sementara jangka panjang, kata dia, Pupuk Indonesia akan memproduksi green ammonia yang berasal dari sumber Energi Baru Terbarukan (EBT), seperti pembangkit tenaga air, solar cell, angin, dan panas bumi.

