Pupuk Indonesia Pacu Pengembangan Industri Pupuk Ramah Lingkungan
Untuk itu Pupuk Indonesia menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) terkait pengembangan industri ramah lingkungan. Ketiga perusahaan pelat merah ini menandatangani MoU tentang Green Industry Cluster yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury.
Bakir mengatakan upaya kerja sama yang dilakukan Pupuk Indonesia bersama PLN dan Pertamina ini merupakan langkah yang tepat menuju industri pupuk yang akan memproduksi green ammonia yang ramah lingkungan.
Sementara itu Wamen BUMN I Pahala Mansury berharap kerja sama yang dilakukan Pupuk Indonesia, PLN, dan Pertamina, dapat direalisasikan dengan baik.
“Ini semua saya harapkan betul-betul bisa kita fokuskan, outcome-nya atau ujung-ujungnya bagaimana kita bisa mengembangkan kawasan industri yang betul-betul bisa memanfaatkan energi hijau di kawasan-kawasan tersebut,” kata Pahala.
Dalam MoU tentang Green Industry Cluster, ketiga perusahaan BUMN ini akan memanfaatkan dan mendorong penggunaan EBT pada kawasan industri eksisting, dalam hal ini di beberapa kawasan industri anak usaha Pupuk Indonesia yaitu PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP), PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC), PT Petrokimia Gresik (PKG), dan Pupuk Kalimantan Timur (PKT).
Kerja sama ketiga BUMN ini akan dibagi menjadi tiga tahap. Sebagai tahap awal, beberapa kawasan industri pupuk didorong untuk memanfaatkan listrik yg bersumber dari EBT. Untuk selanjutnya ketiga BUMN ini akan terlibat aktif dalam pengembangan hidrogen hijau dan amonia hijau, mulai dari pilot plant hingga pendirian pabrik tersebut.

