Dana PEN 2021 Rp619,83 triliun, Lebih Rendah Dibanding 2020, Berikut Rincian Alokasinya
BUMNINC.COM I Pemerintah tahun ini memproyeksikan alokasi anggaran Program Pemulihan Nasional (PEN) sebesar Rp619,83 triliun dimana paling besar dialokasikan untuk bidang kesehatan.
Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo dalam Konvensi Nasional Media Massa pada Selasa (9/2/2021). Menurutnya, alokasi anggaran tahun ini lebih rendah dibanding tahun 2020 yang mencapai Rp695,2 triliun.
Yustinus mengatakan, “PEN menjadi instrumen utama dalam penanganan dampak COVID-19, dan pemulihan ekonomi 2021 menjadi bukti komitmen pemerintah untuk mendorong keberlanjutan pemulihan ekonomi.”
Lebih lanjut dalam paparannya, Yustinus menyebutkan realisasi program PEN 2020 baru mencapai Rp579,78 triliun atau 83,4 persen dari Rp695,2 triliun.
Ia juga merinci, dari anggaran PEN 2021 alokasi terbesar untuk bidang kesehatan yakni sebesar Rp124,96 triliun yang digunakan untuk pengadaan dan operasional vaksin COVID-19, sarana dan prasarana, alat kesehatan, biaya klaim perawatan, insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, bantuan iuran BPJS, serta untuk insentif perpajakan kesehatan termasuk insentif PPN pembelian vaksin.






