Anggota Komisi VII DPR Sebut Akan Bentuk Panja Penyelamatan Garuda
BUMNINC.COM I Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi NasDem Nyat Kadir memberikan apresiasi atas langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana pengadaan Pesawat ATR 72-600 yang dilakuakan PT Gruda Indonesia Tbk ke Kejaksaan Agung (kejagung) RI.
Kadir menyampaikan, sebenarnya fraksi-fraksi di DPR sudah mengetahui ada hal yang tidak beres di tubuh Garuda. Hal itu diketahui dari laporan yang disampaikan pihak kementerian BUMN dan Serikat Pekerja Garuda. DPR lantas mendorong dugaan korupsi itu dilaporkan ke pihak yang berwajib.
“Sebelum ini sebenarnya ada Serikat Pekerja Garuda mau mengadukan bobrok di manajemen Garuda nih di masa lalu. Nah ini yang saya surprise, menteri langsung yang mengadu ini. Ini luar biasa. Begitu pedulinya menteri yang satu ini supaya segala kotoran di garuda ini menjadi bersih dan meningkatkan kepercayaan semua pihak kepada publik, pemegang saham, kreditor dan segala macam. Saya kira tepat sekali. Malah ini kejutan luar biasalah,” kata Kadir dalam Hot Economy bertajuk ‘Bersih-Bersih Garuda’ yang ditayangkan di Channel TV BeritaSatu, Kamis (14/1/2022) malam.
Untuk mendukung langkah yang diambil kementerian BUMN, DPR berencana akan membentuk panitia kerja (panja) yang bekerja menyusun opsi-opsi penyelamatan hingga pengawasan restrukturisasi Garuda. Panja itu rencananya akan dibentuk pada rapat DPR minggu depan.
“Dalam masa sidang ini kami akan buat panja, minggu depan bisa saja terjadi terwujudnya panja ini. Ada juga yang mengusulkan pansus tapi kurang tepat. Dalam panja ini bicarakan semua, nanti akan dipanggil, digali lebih detail dari pihak manajemen Garuda, ada saksi ahli, menteri sendiri kita undang yang mengetahui masalah ini, kita juga ingin tahu penyelesaian, kemajuan pkpu, korupsi dan sebagainya,” kata Kadir.
