Bakal Urai Kemacetan, Proyek Anak Bangsa LRT Jabodetabek Launching 18 Agustus
Proyek karya anak bangsa
Sesuai Perpres No. 49 tahun 2017, PT. KAI diberi penugasan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan sarana dan prasarana proyek LRT Jabodebek, mulai dari pembangunan atau pengadaan, pengoperasian, perawatan, dan pengusahaan aset sarana dan prasarana dengan masa konsesi selama 50 tahun sejak ditandatanganinya berita acara beroperasinya LRT Jabodebek.
Dalam pembangunannya, tentunya terdapat kolaborasi BUMN dari berbagai pihak seperti PT. KAI, Adhi Karya, Len, dan INKA. Proyek LRT Jabodebek dimulai melalui Perpres Nomor 98 Tahun 2015 yang menunjuk Adhi Karya untuk membangun prasarana LRT.
Purnomosidi mengatakan pemerintah menunjuk Adhi Karya karena dinilai paling siap dalam membangun LRT Jabodebek. Lalu pada 9 September 2015 Presiden Joko Widodo meresmikan peletakan batu pertama tahap I proyek pembangunan LRT Jabodebek di depan kantor Jasa Marga, tol KM 5.400, seberang Taman Angrek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Untuk skema pembayarannya dibayarkan dari Anggaran Belanja Kementerian Perhubungan melalui KAI.
Sesuai dengan perpres pembangunan LRT Jabodebek memiliki 3 trase /tahap yg pertama adalah Dukuh Atas-Harjamukti dan Jati Mulya, yang kedua dari harjamukti ke arah bogor dan yang ketiga dari Dukuh Atas ke arah Senayan-Grogol. Saat ini pembangunan LRT tahap 1 sudah mendekati selesai dan direncanakan segera beroperasi di pertengahan Agustus 2023, sesuai arahan dari pemerintah maka setelah itu akan dilanjutkan ke tahap 2, ke arah Bogor.
Purnomosidi menyatakan, proses pembuatan LRT Jabodebek sendiri melibatkan banyak BUMN. Dimulai dari KAI yang berperan meliputi penyelenggaraan pengoperasian pra sarana, perawatan prasarana, dan pengusahaan prasarana termasuk pendanaan pembangunan prasarana Kereta Api Ringan/ Light Rail Transit terintegrasi.
Ada juga Adhi Karya yang berperan membangun prasarana LRT Jabodebek, LEN berperan menggarap persinyalan LRT Jabodebek, dan INKA berperan sebagai penyedia sarana LRT Jabodebek.
Dengan keterlibatan sepenuhnya perusahaan pelat merah, Purnomosidi mengungkapkan bahwa LRT Jabodebek merupakan karya anak bangsa. Untuk desain kereta tersendiri diproduksi oleh INKA, sedangkan pembangunan stasiun dibangun oleh Adhi Karya.
“Selain itu beberapa BUMN lain seperti KAI, Adhi Karya, dan INKA juga ikut mensupport hadirnya LRT Jabodebek. Jadi dapat dikatakan bahwa LRT Jabodebek merupakan karya anak bangsa,” ucap Purnomosidi.
