Begini Perjalanan Bisnis Dua Startup Raksasa Hijau Sebelum Bersatu
BUMNINC.COM I Dua startup Decacorn yakni Gojek dan Tokopedia membuat gempar setelah mengumumkan merger keduanya pada Senin (17/5/2021). Walau bukan berita baru, namun merger dua raksasa hijau platform digital ini memang cukup dinanti.
Gojek merupakan aplikasi transportasi daring besutan Nadiem Makarim yang kini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Gojek berdiri sejak 2010 dan menjadi aplikasi pada 2015.
Konon, Nadiem terinspirasi menciptakan aplikasi pesan ojek secara daring ini karena kegemarannya menggunakan transportasi ojek untuk menembus kemacetan di Ibukota.
Kemunculan aplikasi Gojek ketika itu, cukup mengejutkan namun menggembirakan banyak orang. Layanan ojek bisa dipesan secara daringdengan tarif yang lebih masuk akal. Walau di sisi lain, kemunculan Gojek sempat mengundang kontra dari pengemudi ojek pangkalan yang merasa pendapatannya berkurang akibat konsep ojek daring.

Nadiem Makarim pendiri Gojek. Kehadiran Gojek sekaligus merevolusi industri transportasi di Indonesia, khususnya ojek. Nadiem kini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (Foto: Istimewa)
Gojek terus berkembang. Jika pada 2015 aplikasi ini menyediakan empat layanan utama yakni GoRide, GoSend, GoFood, dan GoMart, pada 2016 Gojek meluncurkan layanan GoPay dan GoCar alias taksi online.
