Berikut Rencana Konsorsium Fungsikan Bandara Hang Nadim
BUMNINC.COM | Usai proses lelang pemilihan pelaksana proyek Bandar Udara (Bandara) Hang Nadim rampung pada Jumat (19/3/2021) yang dilakukan oleh Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandar Udara Hang Nadim dan diumumkan melalui Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Diumumkan pemenang lelang tersebut adalah konsorsiaum PT Angkasa Pura I (Persero), Incheon International Airport Corporation (IIAC), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., (Konsorsium AP1-IIAC-WIKA), dengan total investasi mencapai Rp6,8 triliyun dan masa konsesi 25 tahun.
Setelah pelaksana proyek terpilih, konsrsium menjelaskan Bandara Hang Nadim ini akan memiliki beberapa fungsi.
Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, Bandara Hang Nadim akan dikembangkan untuk menjadi hub destinasi penerbangan yang lebih luas dan hub logistik serta kargo di wilayah barat Indonesia.
“Lokasi Bandara Hang Nadim, Batam yang cukup strategis di regional Asia Tenggara dan berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri membuat bandara ini cocok untuk dijadikan pusat logistik,” ujar Faik dalam keterangan resmi, Senin (22/3/2021).
Incheon International Airport Corporation pun melalui Kim Kyung-wook selaku President & CEO, pun menyatakan pihaknya akan mengembangkan Bandara Hang Nadim menjadi hub baru yang akan meningkatkan pasar industri aviasi Indonesia dengan menggunakan pengetahuan pengembangan dan operasional bandara yang perusahan miliki.
Sementara, Corporate Secretary Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan merinci, pengembangan Bandara Hang Nadim sebagai hub kargo internasional dilakukan dengan upaya menarik arus kargo dari Amerika dan Eropa agar dapat transit di Batam untuk kemudian melanjutkan penerbangan ke Australia.
