BRI Salurkan Kredit Mikro Rp 161 Triliun ke Sektor Pertanian
Dilihat dari sub-sektor berdasarkan komoditas, juga terjadi indikasi penguatan pada komoditas –komoditas strategis, tercatat tren alokasi pembiayaan yang tumbuh signifikan dari 2019 sampai semester I – 2021 sebesar 47,7 persen.
Strategi penyaluran pembiayaan BRI selama masa pandemi juga memunculkan potensi pertumbuhan komoditas unggulan baru dan hal ini bias menjadi indikasi besarnya potensi sector pertanian berkembang untuk semakin mendukung kemandirian pangan.
Mengingat modal kerja merupakan salah satu unsur utama di sektor pertanian, upaya meningkatkan akses pembiayaan menjadi penting. Untuk itu, percepatan dan perluasan akses pembiayaan melalui ekosistem pertanian diharapkan dapat memitigasi risiko, baik secara individu maupun kelompok atau dikenal dengan istilah klaster.
Pemberdayaan Pola Klaster
Supari menambahkan pola pendekatan kelompok/klaster terbukti mampu meningkatkan peran kelembagaan dengan nuansa kearifan lokal. Strategi pengembangan klaster binaan BRI sendiri diarahkan pada tiga hal. Pertama, peningkatan produktivitas, lebih dari 6.000 pemberdayaan berupa pelatihan dan bantuan sarana produksi untuk peningkatan kapasitas dan produktivitas.
Kedua, peningkatan akses pasar, melalui inovasi dan kolaborasi, selain menciptakan berbagai payment tools, BRI menggandeng berbagai mitra, mulai dari penyedia platform blockchain hingga yang berkecimpung dalam bidang e-commerce. Selain itu, kegiatan kurasi dan business matching (BRILIANPRENEUR) pun rutin dilakukan untuk menjembatani pelaku UMKM mampu mengakses pasar Internasional. Tahun 2020 yang lalu, didapat 74 kontrak pembelian dengan total dealing amount sebesar 57,5 juta dolar AS.

