Kementerian BUMN Optimistis BSI Bisa Bersaing Secara Global
BUMNINC.COM I Menteri BUMN, Erick Thohir menghadiri peresmian Holding Bank Syariah Indonesia (BSI) di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/2/21). Peresmian Holding tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholik Qoumas, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Komisaris Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Mulya E. Siregar, dan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk., Hery Gunardi.
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, kehadiran BSI sangat penting dalam perjalanan Indonesia merwujudkan cita-cita sebagai pusat gravitasi ekonomi Syariah dunia. Orang nomor satu Indonesia tersebut berpesan, agar BSI dapat menjadi bank Syariah yang universal, bersifat terbuka, inklusif, serta menjangkau masyarakat di seluruh segmen.
“Sebagai barometer perbankan syariah di Indonesia insya Allah nantinya regional dan dunia, saya harapkan Bank Syariah Indonesia harus jeli dan gesit menangkap peluang, harus mampu menciptakan tren-tren baru dalam perbankan syariah, dan bukan hanya mengikuti tren yang sudah ada,” ujar
Presiden Joko Widodo.
Berdasarkan laporan The State of Global Islamic Economy Report 2019-2020, Indonesia menduduki peringkat ke-5 dari 73 negara sebagai ekonomi syariah terbesar di dunia. Sebuah langkah yang tepat yang dilakukan pemerintahan Jokowi dengan menghadirkan PT Bank Syariah Indonesia dari hasil merger Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah.
