Cara Bio Farma Mendapat Modal Kerja untuk Pengadaan Vaksin COVID-19
BUMNINC.COM I Proses pengadaan vaksin bukanlah hal mudah. Mesti melalui jalur diplomasi dan negosiasi yang cukup panjang. Maklum saja jumlah produsen vaksin COVID-19 di dunia terbatas sementara permintaan melebihi persediaannya.
Namun Indonesia cukup beruntung, melalui jalur diplomasi Indonesia menjadi salah satu negara yang tercepat mendapat akses vaksin COVID-19 dari berbagai produsen baik secara bilateral maupun multilateral.
Seperti diketahui, untuk pengadaan vaksin tahap awal ditindaklanjuti melalui penandatanganan MoU antara Bio Farma dengan Sinovac sebagai penyedia bulk dan vaksin COVID-19 di Tiongkok pada tanggal 20 Agustus 2020.
Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi, serta penandatanganan Local Manufacturing Agreement of COVID-19 Vaccine pada tanggal 28 September 2020.
Pemerintah lantas menunjuk PT Bio Farma (Persero) sebagai perusahaan pelat merah untuk menjadi produsen vaksin COVID-19. Sebagai tahap awal pengadaan vaksin didapat dari SInovac. Pada perkembangannya sejumlah produsen vaksin bertahap mengirimkan ke Indonesia, bahkan Bio Farma akan memproduksi vaksin Merah Putih buatan lokal.
