Dirut Perum Perindo Yakin Merger Membawa Dampak Positif
Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan mengatakan, merger antara dua perusahaan negara tersebut untuk menguatkan posisi BUMN di klaster pangan. Hal itu sesuai dengan arahan Erick Thohir yang disampaikan pada pertengahan 2020 lalu.
“Perindo diarahkan merger dengan bergabungnya Perinus ke dalam Perindo untuk menguatkan BUMN Perikanan dan menguatkan Perindo sebagai bagian dari BUMN klaster pangan,” ujar Fatah.
Dengan perubahan status Perindo menjadi PT, emiten akan menambah fokus kinerja bisnis yang sebelumnya hanya menyasar pada sektor nelayan saja. Dengan kata lain merger Perindo dan Perinus sebagai BUMN klaster pangan bidang perikanan akan berperan untuk pemenuhan kebutuhan pangan berbahan ikan di seluruh Indonesia.
“Manfaat merger bagi masyarakat yaitu peningkatan kualitas dan luasnya jangkauan layanan. Ini otomatis dapat memberikan manfaat yang lebih besar,” ungkap Fatah.
Merger juga dilakukan sebagai langkah antisipatif menghilangkan benturan di pasar lantaran Perindo dan Perinus memiliki kesamaan di pangsa pasar, bidang usaha dan sumberdaya perusahaan. Padahal dua BUMN Perikanan seharusnya kompak bekerja bersama alih-alih menjadi pesaing satu sama lain.
