Garuda Indonesia Angkut Kepulangan Kura-Kura Langka Endemik NTT
Dalam keterangan resminya, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjelaskan, Garuda Indonesia berbangga bisa mendukung komitmen berkelanjutan Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam upaya pelestarian satwa langka, melalui layanan transportasi udara untuk mengembalikan satwa ke habitatnya.
“Proses Repatriasi ini memiliki arti penting tidak hanya dalam kaitan upaya konservasi Kura Kura Leher Ular yang merupakan spesies satwa dilindungi dan terancam punah, namun menjadi representasi dari kolaborasi berkelanjutan ekosistem konservasi lingkungan hidup dimana aksesibilitas transportasi udara memegang peranan krusial dalam proses implementasinya,” jelas Irfan.
Proses repatriasi kura-kura leher ular yang terdiri atas enam kura-kura jantan dan tujuh kura-kura betina itu diberangkatkan dari Singapura pada Rabu (22/9) pukul 22.45 waktu setempat menggunakan armada Airbus A330-300 (GA 8374) dan tiba di Jakarta pada pukul 23.40 WIB , untuk selanjutnya diberangkatkan menuju Kupang pada Kamis (23/9) menggunakan Boeing 737-800NG (GA 448) pada pukul 07.30 WIB dan tiba pada pukul 13.05 WITA.
