Kementerian PUPR Tengah Rampungkan ITMP Destinasi Wisata Labuan Bajo
Lebih lanjut Arief mengatakan, pembahasan ITMP dilakukan bertujuan untuk mensosialisasikan dan menginformasikan pencapaian kegiatan penyusunan ITMP Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo kepada seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.
“Sekaligus untuk mendapatkan masukan dan sinkronisasi terhadap penanganan dan program dari K/L terkait, baik di lingkungan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, yang nantinya akan menjadi bagian dari Peraturan Presiden (Perpres) Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIDPN) Komodo – Labuan Bajo,” katanya.
Sementara itu, Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Bappenas Leonardo A. Teguh mengatakan, penyusunan ITMP Labuan Bajo perlu mendapatkan konfirmasi dari pemerintah daerah.
Konfirmasi itu mulai visi, tahapan, skenario pengembangan, serta kesesuaian dengan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPARDA).
Pengembangan atraksi dan amenitas diarahkan tetap di Key Tourism Area (KTA) utama yaitu KTA Labuan Bajos serta disiapkan KTA pengembangan di Klaster Pengembangan Labuan Bajo Kota.
Lalu, Klaster Pengembangan Batu Cermin-Wae Kelambu, Klaster Pengembangan Gorontalo-Golo Bilas, Klaster Pengembangan Golo Mori-Warloka, serta Klaster Pengembangan Labuan Bajo Perairan.
