BUMNINC
  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind
Editorial 20 Juni 2022 09:57 783

Kepak Sayap Garuda Pasca PKPU

BUMNINC.COM I Kabar gembira datang dari hasil sidang PKPU Garuda. Mayoritas kreditur PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) menerima dan menyetujui proposal pengesahan perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Momentum ini dinilai bisa memperpanjang napas perusahaan pelat merah tersebut.

Optimisme atas kesempatan ini sudah bisa diperkirakan sebelumnya karena beberapa faktor. Terlihat dari kinerja operasional dimana load factor  GIAA yang terus meningkat, baik dari konsumer reguler maupun captive seperti angkutan haji.

Dari sisi kreditur, situasi akan sulit jika mereka tetap  memaksakan kehendaknya . Karena apabila terjadi  deadlock, sehingga voting misalnya memutuskan pailit, maka nilai tagihan kreditur juga tidak bisa dikembalikan secara optimal. Alasannya, karena aset Garuda relatif terbatas dibandingkan dengan kewajibannya.

Demikian pula dukungan pemerintah dalam negosiasi ini memegang peran krusial. Komitmen Penanaman Modal Negara (PMN) Rp7 trilyun  dan dukungan lainnya yang sudah diberikan bisa mengubah persepsi kreditor. Ini seperti yang terjadi di Malaysian Airlines dalam kesepakatan dengan kreditur di 2021 karena adanya dukungan pemerintah untuk memberikan backup proses restrukturisasi.

Putusan PKPU ini positif buat GIAA dan  ini kesempatan bagi Garuda untuk tarik nafas dan bisa meneruskan program restrukturisasi, termasuk menerima komitmen PMN dari pemerintah  dan kemudian dana segar hasil rights issue yang akan diserap oleh strategic investor lainnya.

Dukungan  dana ini akan sangat membantu GIAA dalam memperkuat modal kerja yang dibutuhkan untuk menyerap permintaan penerbangan domestik dan pasar penerbangan umrah atau haji. GIAA juga berkesempatan mengembangkan bisnis kargo dengan suntikan dana ini.

Terkait dengan risiko yang mungkin muncul dari kewajiban GIAA untuk mendaftarkan hasil PKPU ke peradilan internasional, maka Garuda harus patuh terhadap ketentuan tersebut. Hal ini jelas karena  kreditur internasional memerlukan kepastian dan jaminan pembayaran dari Garuda meski telah dicapai keputusan restrukturisasi.

Selanjutnya, ketika maskapai pelat merah ini lolos PKPU, maka era baru pengelolaan Garuda yang berbasis good corporate governance (GCG) menjadi suatu keharusan. Praktek korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang kerap terjadi di masa lalu perlu segera dihentikan. Salah satu caranya adalah dengan pengawasan efektif dari Dewan Komisaris.

Telah terbitnya  PP 23/2022 yang mengatur manajemen BUMN dapat menjadi sandaran yang baik. Kalau direksi atau komisaris lalai dan menyebabkan kerugian perseroan, maka mereka bisa dituntut secara hukum dan mengganti kerugian yang terjadi . Tentu hal ini dilakukan secara fair dimana prinsip Business Judgement Rule dilaksanakan secara terbuka.

Hal penting lainnya yang harus dikerjakan adalah kelanjutan restrukturisasi terutama dalam meningkatkan efisiensi operasi dan peningkatan revenue stream. Cost structure yang optimal bisa dilakukan dengan meneruskan program yang bertumpu pada efisiensi di sektor biaya maintenance armada, pengelolaan bahan bakar serta biaya SDM . Sementara peningkatan load factor pesawat dilaksanakan melalui fokus di pasar di domestik dan angkutan captive haji.

Apabila pasar wisman sudah pulih maka GIAA juga bisa mulai fokus lagi di pasar turis Asia Timur yang cukup besar (China ,Jepang, Korea). Demikian pula porsi angkutan kargo harus ditingkatkan sehingga bisa menjadi buffer saat kontribusi angkutan penumpang menghadapi kendala.

Dengan Langkah tersebut diharapkan pemulihan Garuda bisa berlangsung lebih cepat dan mampu memenuhi komitmen terhadap kreditur sesuai butir kesepakatan dalam PKPU.

Seperti diketahui Garuda memiliki daftar piutang tetap ( DPT ) mencapai Rp142,21 triliun terhadap para krediturnya. Jumlah ini belum termasuk tagihan Boeing kepada GIAA yang jumlahnya juga besar.

Namun kita percaya pemulihan industri airlines bisa berlangsung cepat sejalan dengan semakin baiknya penanganan Covid-19.  Garuda bisa memanfaatkan momentum pasca PKPU ini dengan kepak sayap yang lebih kencang. Semoga.

Toto Pranoto _ Dewan Pakar BUMN Inc

 

NEWS UPDATE
  • ...
    INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • ...
    Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • ...
    INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • ...
    INC Updates 19 Agustus 2026 17:35
    Pertamina Papua gelar tebus murah bapok bantu korban gempa NTT
  • INC Updates 19 Agustus 2026 17:35
    Pertamina Papua gelar tebus murah bapok bantu korban gempa NTT
  • ...
    INC Updates 19 Agustus 2026 17:32
    Di hadapan wisudawan IPB, Wamenkop ajak generasi muda lirik koperasi
  • INC Updates 19 Agustus 2026 17:32
    Di hadapan wisudawan IPB, Wamenkop ajak generasi muda lirik koperasi
POPULAR NEWS
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • ...
    INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • ...
    Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • ...
    INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • ...
    Editorial 13 Agustus 2026 13:00
    Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
  • Editorial 13 Agustus 2026 13:00
    Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
  • ...
    INC Updates 13 Agustus 2026 13:46
    Perum Bulog catat serapan beras capai angka 3,4 juta ton
  • INC Updates 13 Agustus 2026 13:46
    Perum Bulog catat serapan beras capai angka 3,4 juta ton
Artikel Terkait
Editorial 13 Agustus 2026 13:00
Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
Editorial 29 Juni 2026 15:10
Memangkas Tujuh Ratus BUMN, Menyisakan yang Berarti
Editorial 08 Juni 2026 08:45
PP 19/2026: Fleksibilitas yang Akhirnya Dimiliki Danantara. Apa Artinya bagi Laba BUMN?
Editorial 23 April 2026 04:25
Menata Rantai Distribusi Bangsa: Prospek dan Tantangan Holding Logistik BUMN**
Editorial 25 Februari 2026 10:06
Setahun Danantara: Antara Konsolidasi Aset, Disiplin Kinerja, dan Ujian Restrukturisasi
BUMNINC Tube 17 Januari 2026 20:00
Prabowo Tinjau Huntara Aceh Bukti Nyata Sinergi BUMN & Danantara
Editorial 09 Oktober 2025 18:00
Quo Vadiz BUMN: Harapan Baru di Era BP BUMN dan BPI Danantara
Editorial 06 Agustus 2025 13:15
Larangan Tantiem bagi Komisaris BUMN: Upaya Penguatan GCG atau Ancaman Baru terhadap Tata Kelola?
BUMNINC TUBE
BUMNINC Tube 01 Agustus 2026 19:03
Jamkrindo Dan LEMHANAS RI Dukung Pembangunan Ekonomi Nasional Melalui Ekosistem Penjaminan

© Copyright 2020-2026, BUMNINC.com. All Right Reserved.

© Copyright 2020-2026

BUMNINC. All Right Reserved.

  • PENGANTAR REDAKSI
  • Tentang BUMNINC.com
  • TIM BUMNINC.com
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind