Kontrak Wika Gedung di Timur Indonesia
“Nah, pada 2021 ini kondisinya mulai meningkat, karena dengan protokol kesehatan yang sudah terbiasa dan aturan pemerintah juga mendukungnya, sedikit demi sedikit sudah mulai berangsur ada peningkatan. Berbeda dengan tahun 2020 seperti ada semacam shock therapy,” kata Gito, di sela acara pengalihan proyek apartemen Kyo Society di Surabaya, Rabu (24/2/2021).
Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Wika Gedung tetap mengerjakan beberapa proyek saat awal pandemi 2020 lalu.
Wika Gedung yakin tahun ini akan mampu melaksanakan lima proyek swasta dan pemerintah baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.
Di antaranya adalah proyek sekolah Universitas Ciputra, RS untuk Covid-19 di Lamongan, dan renovasi RS untuk kebutuhan Covid-10 milik Universitas Airlangga.
Sementara, proyek rumah tinggal untuk TNI pun ada pula yang di wilayah Jatim. “Kami juga punya rencana, sudah ada MoU untuk pekerjaan rumah tinggal TNI, merata di Jatim, ada tim yang sudah melakukan persiapan seperti di Manado dan Malang. Kita mulai kerjakan Maret atau April nanti,” terangnya.
Salah satu proyek swasta adalah proyek apartemen Kyo Society yang nilai proyeknya mencapai Rp 139 miliar.
“Kita punya waktu 30 bulan akan mengerjakan struktur bangunan dan arsitekturnya,” terang Gito.
Tahun ini Wika Gedung untuk wilayah timur menargetkan nilai kontrak bisa mencapai Rp 3 triliun. Tahun 2020, dari target Rp 2 triliun dan terealisasi Rp 1,8 triliun.
[]
