BUMNINC
  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind
Editorial 11 Juli 2024 07:26 1780

KONTROVERSI PMN PADA BUMN 2024

Erick mengerahkan BUMN untuk menyiapkan generasi muda agar bisa bersaing menumbuhkan ekonomi umat.

Terkait PMN untuk LPEI yang memancing kontroversi, apakah masih perlu diberikan ? Fungsi LPEI masih strategis sebagai Lembaga penunjang export komoditas Indonesia. Fungsinya adalah semacam bank Exim. Jadi misalnya INKA akan export produk ke wilayah Asia atau Afrika maka kebutuhan akan keberadaan LPEI sangat penting.

Kerugian besar yang melanda LPEI karena kesalahan mismanajemen pengelola pada periode lalu harus dipisahkan dari masih strategisnya peran LPEI ke depan. Apabila terdapat fraud oleh manajemen LPEI maka Tindakan hukum yang perlu dilaksanakan. Sementara secara kelembagaan musti ada perbaikan structural terkait perbaikan standard operating procedure (SOP ) aspek operasi dan risk management. Kalau upaya perbaikan structural sudah bisa dibuktikan tuntas, maka PMN untuk institusi ini mungkin tidak akan memancing kontroversi.

Demikian pula PMN untuk Hutama Karya harus dilihat dalam konteks yang serupa. Permasalahan hukum yang menjerat direksi masa lalu harus diselesaikan secara hukum. Sementara secara aspek kelembagaan HK harus tetap jalan karena tanggung jawab korporasi ini dalam penyelesaian jalan tol Sumatra.

Sementara PMN untuk BUMN lainnya relative sudah sesuai peruntukan. Misal KAI atau INKA tujuannya cukup jelas, yaitu menambah modal kerja untuk keperluan mengganti sarana kereta listrik subsidi yang sudah uzur serta penambahan kapasitas produksi untuk INKA untuk menyerap demand domestic yang semakin tinggi. Demikian pula PT SMF diberikan suntikan PMN terkait peningkatan fasilitas FLPP untuk peningkatan volume untuk mengurangi backlog perumahan .

Isu lain yang mengemuka adalah kenapa perusahaan negara yang sudah menerima PMN ternyata masih rugi di periode berikutnya ? Apabila penyebabnya adalah controllable factor, maka bisa diduga hal ini terjadi karena fungsi pengawasan yang lemah. Misal kasus di Indofarma terkait tagihan piutang yang diselewengkan oknum di anak perusahaan , baru terkuak setelah lebih dari dua tahun berjalan. Itupun setelah auditor BPK turun tangan. Jadi early warning system yang mustinya ada dalam system perusahaan dan pengawasan oleh dewan komisaris tidak berlangsung baik.

  • Baca Lagi
  • 1
  • 2
  • 3
  • Baca Semua
NEWS UPDATE
  • ...
    INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • ...
    Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • ...
    INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • ...
    INC Updates 19 Agustus 2026 17:35
    Pertamina Papua gelar tebus murah bapok bantu korban gempa NTT
  • INC Updates 19 Agustus 2026 17:35
    Pertamina Papua gelar tebus murah bapok bantu korban gempa NTT
  • ...
    INC Updates 19 Agustus 2026 17:32
    Di hadapan wisudawan IPB, Wamenkop ajak generasi muda lirik koperasi
  • INC Updates 19 Agustus 2026 17:32
    Di hadapan wisudawan IPB, Wamenkop ajak generasi muda lirik koperasi
POPULAR NEWS
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • INC Updates 28 Agustus 2026 15:33
    Dirut BTN: Tenor FLPP hingga 40 tahun perluas akses kredit perumahan
  • ...
    INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • INC Updates 29 Agustus 2026 03:32
    Purbaya kejar penerimaan dari 40 perusahaan baja dengan potensi Rp5 T
  • ...
    INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • INC Updates 28 Agustus 2026 20:35
    Danantara Housing Expo catat 300 akad hunian saat pembukaan pameran
  • ...
    Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • Editorial 31 Agustus 2026 07:53
    Streamlining BUMN: Ketika Melepas Justru Memperkuat
  • ...
    INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • INC Updates 31 Agustus 2026 14:58
    Harga BBM stabil sepanjang bulan Agustus
  • ...
    Editorial 13 Agustus 2026 13:00
    Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
  • Editorial 13 Agustus 2026 13:00
    Streamlining BUMN: Momentum Semester I 2026 dan Ujian Sesungguhnya di Post-Merger Integration (PMI)
  • ...
    INC Updates 13 Agustus 2026 13:46
    Perum Bulog catat serapan beras capai angka 3,4 juta ton
  • INC Updates 13 Agustus 2026 13:46
    Perum Bulog catat serapan beras capai angka 3,4 juta ton
BUMNINC TUBE
BUMNINC Tube 01 Agustus 2026 19:03
Jamkrindo Dan LEMHANAS RI Dukung Pembangunan Ekonomi Nasional Melalui Ekosistem Penjaminan

© Copyright 2020-2026, BUMNINC.com. All Right Reserved.

© Copyright 2020-2026

BUMNINC. All Right Reserved.

  • PENGANTAR REDAKSI
  • Tentang BUMNINC.com
  • TIM BUMNINC.com
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

  • Home
  • Editorial
  • INC Updates
  • INFO MUDIK
  • Coorporate
    • CSER
    • SMEDEV
  • MICE
  • Research
  • English News
  • BUMNINC Tube
  • #CEOMind