Longsornya IHSG dan Ujian Ketahanan BUMN
## Penutup
Ada ruang untuk mengkritisi waktu dan cara MSCI menyampaikan proposalnya. FTSE Russell, misalnya, masih mempertahankan Indonesia dalam kategori pasar berkembang sekunder (*secondary emerging market*). Namun, pembelaan semacam itu tidak menjawab persoalan inti. Investor yang mandat investasinya mengikuti MSCI tetap akan bergerak sesuai dengan keputusan MSCI.
Pilihan Indonesia kini jelas. Delapan bulan ke depan dapat dihabiskan untuk menyangga indeks atau digunakan untuk membuktikan bahwa informasi, harga, dan aturan di pasar modal Indonesia dapat diandalkan. BUMN, sebagai kelompok emiten terbesar dan paling disorot, berada di posisi terdepan untuk memimpin pembuktian tersebut. Kepercayaan pasar tidak dipulihkan dengan pernyataan, melainkan dengan data yang dapat diverifikasi.
Toto Pranoto
Dewan Pakar BUMNINC
