MAKNA WORLD ECONOMIC FORUM 2023 BAGI PEREKONOMIAN DAN BISNIS
Indonesia sendiri menyampaikan bahwa untuk mencapai target mengurangi emisi yang cukup ambisius, dibutuhkan kemampuan pendanaan yang besar pula. Tidak semua negara punya kapasitas untuk itu. Di sini kita memerlukan bantuan dan dukungan dari organisasi keuangan untuk menciptakan keseimbangan global melalui mobilisasi pendanaan dengan mekanisme yang sederhana dan lebih mudah dipahami, sehingga bisa diakses dan terjangkau untuk semua. Indonesia telah menetapkan peta jalan zero emission secara detail yang membutuhkan investasi senilai USD2,5 triliun.
Hal keempat yang perlu diperhatikan adalah perlunya perusahaan global menetapkan inklusi secara lebih cepat untuk pelayanan market yang lebih baik dan peningkatan competitive edge. McKinsey menghitung dalam pace seperti saat ini maka dibutuhkan 151 tahun untuk menghilangkan global economic gender gap. Jadi, program inklusi yang dipercepat oleh korporasi global sangat penting diprioritaskan.
Bagi Indonesia sendiri pertemuan Davoz ini penting dalam mempromosikan kepentingan investasi dan juga menyatakan posisi kedaulatan ekonomi nasional. Seperti yang disinggung Menko Marves Luhut Panjaitan bahwa Indonesia bisa mendengarkan saran dunia tapi tidak bisa didikte untuk menetapkan strategi ekonomi yang akan ditempuh.
Kantor Kementrian Investasi menyatakan keberhasilan mendapatkan komitmen dari investor global untuk berinvestasi di Indonesia. Produk yang paling banyak diminati terkait carbon trading, hilirisasi produk komoditi, dan investasi di IKN .
