Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia Launching ‘Buku Putih Pemerintahan Indonesia’
BUMNINC.COM I Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) menggelar launching dan diskusi ‘Buku Putih Pemerintahan Indonesia’ di Gedung Aula Zamhir Islamie Kampus IPDN Jakarta, Sabtu, 10 September 2020.
Launching buku ini dihadiri oleh Ketua Umum Bahtiar, Ketua Dewan Penasihat MIPI Ryaas Rasyid, dan Rektor IPDN Hadi Prabowo sebagai keynote speech. Dihadirkan juga tiga nara sumber yakni Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional Siti Zuhro, Guru Besar Ilmu Pemerintahan IPDN Muchlis Hamdi, Guru Besar Ilmu Administrasi Universitas Indonesia Eko Prasojo.
Ketua Umum MIPI Bahtiar menyampaikan, buku ini sesungguhnya sudah selesai secara konsep sejak 2013. Namun, penerbitan ditunda karena dipandang perlu dilakukan penambahan materi tulisan sembari memahami dinamika pemerintahan yang berkembang.
“Setelah sembilan tahun, buku ini akhirnya terbit. Saya yang diberi amanah untuk memimpin MIPI sejak 2021, mohon maaf karena agak telat. Sebetulnya, tahun lalu sudah selesai. Mohon maaf baru bisa dilaksanakan tahun ini. Namun, ini adalah salah satu upaya luar biasa dari para pengurus tokoh-tokoh MIPI. Oleh karena itu, buku ini tetap diterbitkan demi memberikan referensi dan wawasan terkait pemerintahan Indonesia. Saya pikir semangat itu tetap ada, meskipun lama. Tapi janji kami sebagai pengurus MIPI tetap terpenuhi,” kata Bahtiar.
Bahtiar menambahkan, MIPI juga merasa berkepentingan menerbitkan buku putih ini, karena pemikiran-pemikiran para ahli pemerintahan perlu diketahui dan disebarluaskan ke masyarakat.
Secara singkat, buku putih ini menjelaskan perkembangan tata kelola pemerintah Indonesia dari masa ke masa. Buku ini merupakan kumpulan esai dari 20 lebih pakar Ilmu Pemerintahan Indonesia. Adapun buku ini dibagi menjadi enam tema yakni Pemerintahan; Pemerintahan Daerah; Politik Pemerintahan dan Administrasi Daerah; Hukum dan Etika Pemerintahan; Kesejahteraan Sosial; dan Batas Negara dan Hubungan Luar Negeri.

