Menerawang Geliat Ekonomi 2021, Vaksinasi Sebagai Game Changer
Tahun ini Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia berkisar 4 persen. Sementara Bank Indonesia (BI) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berada di kisaran 4,8 sampai 4,8 persen.
Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan untuk Bank Dunia, Mari Elka Pangestu saat menjadi pembicara di webinar Outlook Perekonomian Indonesia 2021 pada Sabtu (30/1/2021) mengatakan, tahun 2021 masih akan terjadi kontraksi ekonomi, lalu 2022 ada pertumbuhan tapi sedikit.
“Faktor utama semua skenario dan proyeksi ini bergantung pada seberapa cepat negara bisa melakukan vaksinasi ke populasinya dan herd immunity mencapai 70 persen. Asumsinya, akhir 2021 55 persen populasi bisa tervaksin dan akhir 2022 sudah 70 persen. Ini yang menjadi dasarnya,” ujar Mantan Menteri lintas Kabinet ini.
Menurut Mari, vaksinasi memang menjadi game changer pertumbuhan ekonomi. Vaksin menjadi isu besar dengan berbagai dinamikanya. Mulai dari suplai, negara maju yang punya anggaran sudah memesan vaksin tanpa membagi dengan negara berkembang.
Padahal, lanjut Mari, kalau negara berkembang tidak segera pulih perekonomiannya, maka negara maju pun akan sulit pulih. Urusan vaksin melibatkan banyak isu, politik, ekonomi, dan sebagainya.
