Menteri Luhut: Pemerintah Komitmen Lakukan Efisiensi Sistem Kerja Pelabuhan di Indonesia
BUMNINC.COM- Jakarta. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, pemerintah berkomitmen untuk melakukan efisiensi dalam sistem kerja pelabuhan di Indonesia. Menurut Luhut, selama ini sistem kerja pelabuhan di Indonesia masih berbelit-belit.
“Pemerintah Indonesia berkomitmen memangkas waktu dan biaya termasuk dengan memangkas birokrasi yang tidak perlu serta terus mendorong pelayanan yang unggul. Pelayanan unggul akan dinilai oleh pengguna jasa sehingga timbal balik pada produktifitas, efisien dan efektifitas pelabuhan itu sendiri,” kata Luhut dalam Webinar ‘Memangkas Waktu dan Biaya di Pelabuhan’ yang diadakan Stranas PK, Kamis 11 November 2021.
Luhut lantas menyinggung keberhasilan Abu Dhabi dan Dubai dalam mengelola sistem kerja pelabuhan yang efisien. Menurut Luhut, mereka bisa membuat sistem kerja yang efisien karena menerapkan disiplin dan mampu memaksimalkan pemanfaatan teknologi.
“Di Abu Dhabi dan Dubai, pelabuhan itu sangat efisien. Mereka betul-betul membuat negaranya tertata dengan baik. Semua karena disiplin, semua digitalisasi, tren globalisasi dan digitalisasi berlaku di seluruh dunia dan berlangsung sebagai sektor yang semakin penting dalam perdagangan internasional,” kata Luhut .
Menurut Luhut, pelabuhan yang produktif dan efisien dapat menjadi keunggulan tersendiri dan bisa menarik muatan internasional untuk singgah di palabuhan Indonesia. Luhut pun menyinggung supaya pelabuhan Indonesia bisa melayani direct call.
“Kita harus bisa Direct Call, apakah nanti dari Kuala Tanjung, dari Priok, dari Surabaya, dari Makassar. Jadi dengan begitu kita bisa mengurangi cost kita sebesar 30 persen yang dampaknya bagi ekonomi kita luar biasa,” ujar Luhut.
