Nasabah Jiwasraya Tolak Skema Restrukrisasi, Dinilai Tak Adil
Menurutnya, pernyataan bunga tinggi bagi nasabah saving plan merupakan tuduhan bagi nasabah saving plan. Ia pun mengaku jika pernyataan tersebut kerap menyakiti nasabah saving plan.
“Ini intimidasi seolah-olah menuduh kami ini nasabah yang rakus, itu yang menyakitkan kami. Kami kami di-dholimi tapi di lain pihak kami dituduh serakah ingin makan bunga yang tinggi,” ujarnya.
Mengamini pernyataan tersebut, nasabah lainnya Oerianto Guyandi menilai jika pernyataan tersebut merupakan bentuk framing yang dilakukan oleh pemerintah dan Jiwasraya. Framing tersebut menyudutkan nasabah saving plan sebagai penyebab ambruknya Jiwasraya karena harus membayar bunga tinggi.
“Secara sistematis dilakukan terus menerus dari dulu untuk framing nasabah Jiwasraya ini penyebab gagal bayar Jiwasraya, dan nasabah rakus menyebabkan Jiwasraya ambruk sehingga pantas kalau direstrukturisasi 15 tahun. Itu yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur menurut kami,” katanya.[]

