Pelni: Produksi Muatan Tol Laut Pada 2022 Lampaui Target
Direktur Lalu Lintas Dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI Hendri Ginting menambahkan bahwa disparitas harga menurut Kementerian Perdagangan juga sudah ada 40 persen, 30 persen dan 20 persen, yang artinya negara telah hadir.
“Negara hadir, sehingga kebutuhan Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) di tiga daerah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP) terpenuhi,” ujar dia.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Perhubungan RI Buyung Lalana mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen bangsa terutama pelaku tol laut dan pemerintah daerah atas dukungan program tol laut sehingga dapat berkesinambungan.
“Terutama di tiga daerah tertinggal, terdepan, terluar dan perbatasan (3TP), semoga di tahun 2023 akan semakin dinamis, di mana pemerintah pusat hadir di daerah-daerah tersebut,” kata purnawirawan perwira tinggi TNI-AL tersebut.
Sebagai bentuk evaluasi ke depan, lanjut dia, semua pihak harus saling bekerjasama secara harmonis serta pemerintah di 3TP harus mengerti betul potensi daerahnya.
“Dengan begitu, muatan baliknya bisa dikirim ke terutama Pulau Jawa,” kata dia
