Perolehan Laba BTN Tumbuh 39,72 persen Kuartal III 2020
“Bank BTN cukup beruntung, karena kita fokus pada perumahan. Memang ada fase di mana terjadi penurunan penyaluran kredit pada bulan April namun sudah mengalami recovery signifikan pada beberapa bulan terakhir,” cetus Pahala.
Pahala tidak menampik pada masa pandemi Covid-19, perbankan dihadapkan oleh sejumlah risiko yang disebabkan penurunan pendapatan masyarakat (debitur) di antaranya risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas.
Risiko kredit menjadi yang pertama karena sektor riil dan sektor UMKM mengalami penurunan sehingga berdampak pada kemampuan bayar debitur terhadap perbankan. Bank bersandi saham BBTN ini menjadikan momentum untuk melakukan perbaikan mulai dari kebijakan, business process, dan layanan kepada nasabah.
“Bank BTN beruntung karena 75 persen bisnisnya di segmen KPR, sekarang tinggal bagaimana kita memperbaiki business process, krisis ini menjadi momentum yang tepat untuk kita memperbaiki policy, termasuk policy risk, dan kepuasan nasabah kita tingkatkan sambil upgrading infrastruktur digital,” pungkasnya. []
