Persembahan Terakhir Batik Peranakan Legendaris Oey Soe Tjoen
BUMNINC.COM I Kota Pekalongan terkenal akan kerajinan batik yang melegenda. Salah satu pengusaha batik peranakan yang ternama dari Pekalongan bernama Oey Soe Tjoen (OST). Usahanya kini diteruskan oleh generasi ketiga, dan setiap generasi memberi sentuhan ciri khasnya sendiri, namun tetap mempertahankan kualitas batik tulis OST.
Alkisah, di tahun 1925 Oey muda memutuskan memproduksi batik tulis di rumahnya di Jalan Kedungwuni, Pekalongan. Keputusannya ini berani, karena ia keluar dari garis usaha keluarga yang memproduksi batik cetak.
Oey membuat batiknya dengan melibatkan pembatik profesional. Prosesnya pun berjenjang. Seorang pekerja khusus menggarap motif daun misalnya, lalu motif tambahan dilakukan oleh pekerja lain. Batik OST bermotif tradisional khas pantai utara seperti motif pagi sore, merak, pringodani, dan bunga.
Sebagaimana Oey serius menggarap batik tulisnya, seserius itu pula ia memasarkan batiknya. Oey mengajari anak buahnya untuk memasarkan batik ke orang kaya atau papan atas. Strategi ini berhasil, konon banyak saudagar kaya di pantai utara yang tertarik dan membelinya.
